“Berhati-hatilah dengan doa orang yang dizholimi sungguh tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah SWT.
(HRBukhori, Muslim, an Nasa’i, ibnu Majah, ad Darimi, dan Ahmad)
hmm, lagi coba nahan emosi nih, bersabar menghadapi pemutarbalikan fakta yang ada ^^
Katanya sih,menahan amarah itu akan
menjadikan seseorang sanggup menahan diri untuk tidak melakukan tindakan
tercela dalam bentuk apa pun. bahkan Nabi Muhammad SAW ketika didatangi
oleh seorang sahabatnya yang memintanya untuk memberi wasiat, beliau
hanya berkata, “Janganlah kamu melampiaskan amarah.” Dan itu diulanginya
lebih dari satu kali. (HR Bukhari).
Bersabarlah..
Jika hari ini kamu bersabar atas cercaan orang-orang yang zalim..
maka di akhirat kelak para malaikatlah yang akan bersorak-sorai atas kemenanganmu...
Orang yang mampu menahan amarah berarti ia telah mampu meleburkan dirinya ke dalam diri orang lain dan membuang jauh-jauh sifat egoisnya. Allah SWT berfirman, ”Yaitu, orang-orang yang menafkahkan hartanya baik dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah dan memberi maaf kepada manusia. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (QS 3: 134).
Disela-sela menahan emosi ini...aku hanya berharap dalam hati..jangan sampai mendoakan sesuatu yang jelek untuk orang yang telah menzholimiku, karena memaafkan adalah sikap yang terbaik..
^^
Semoga Allah membukakan pintu hati orang-orang yang tertutup mata hatinya, memberikan mereka hidayah dan kelembutan hati..
Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah terhadap fitnah orang-orang yang zholim..^^
0 komentar:
Posting Komentar