Kali
ini aku tak ingin berpuisi, berkata-kata tinggi, beretorika, ataupun mengirim
pesan tersirat.
Ini
hanya puncak kejenuhanku.. Dunia ini sangat indah bukan? Sampai-sampai aku
jenuh berada di dalamnya. Hal ini yang
membuatku sangat jenuh:
Pekerjaanku..
Aku
tau tak penting bagimu membaca posting kali ini, tapi hitung2 biar aku gak lupa
apa saja deadline pekerjaanku minggu ini, maka sekalian aku tulis semua hal
yang menjenuhkan ini:
1.
Bahan
Ajar Setiap hari
2.
Bahan
MID Teladan Kamis 1 November
3.
Soal
Post test 1 Grup 1 OSN Persit Jumat 2 November
4.
Silabus
pembinaan OSN Persit Sabtu
3 November
5.
2
Makalah tugas uwak Sabtu
3 November
6.
Desain
Praktikum OSN Persit Sabtu 3 November
7.
Laporan
perkembangan Minggu
4 November
8.
Profil
presentasi ku Minggu 4 November
9.
Bahan
Materi Pembinaan remaja DPC Rajabasa Minggu
4 November
10. Slide presentasi
materi training Kepemimpinan Senin
5 November
11. Persiapan bahan
simulasi Selasa 6 November
12. Praktikum
Ar-Raudah Selasa 6 November
Sepertinya
malah masih ada yang aku lupakan. Baiklah pekerjaan utama ku itu sudah menyita
12 jam dari 24 jam hidupku...
Lalu
waktu ibadahku??? Memanfaatkan waktu yang sempit ini untuk selalu mengingat
Allah adalah dengan meniatkan segala sesuatunya untuk Allah SWT,,,memperbaharui
niat setiap waktu dan hanya ini alasanku bertahan selain senyum orang tua ku
yang melihat anaknya bisa bermanfaat.
Maka
aku dengan sendirinya tanpa ku sadari menambah deretan kesibukanku dengan
urusan perasaan...(haddeeeeh...)
Aku
orang yang simpel. Tak usah terlalu terbawa perasaan, sehingga kinerja menjadi
terhambat...
Tapi
semua ini sudah benar2 harus aku batasi...
Tentang
Interaksi...
1.
Teman
Facebook Gaje...
Bilangnya sekedar berteman..5 kali
chatting...
Ngajak taarufan(*proses menuju nikah)...
Hadeeeh...hari gini...masih aja beli
kucing dalam karung...(kucingnya siapa juga yang dimasukin daam karung) :D
Anda orang ke 5 yang ngajak saya taaruf..
Maaf, semoga anda mendapatkan yang
terbaik.. Selesai!
2.
Panggilan
teman lama...
Kali ini dia sudah bisa panggil
dak..dek...dak..dek..
Is oke,,tapi tidak lebih dari itu...
Antum ane anggep puwakhi sikam...hehe
Selesai!
3.
Teman
Aneh..
“gue baru sadar,,kalo lu yang selama ini
ada buat gue”
Kirim lagu: Kahitna: untukku
Weeekss.. gua percaya lu Cuma kamuflase
Selesai!
4.
Nomer
gaje...
“udah tidur lum yang?”
Plis nama saya ayu bukan eyang! Dan kepala
saya tidak peyang!
Blokir nomer...
Tolak setiap panggilan..
Selesai!
5.
Teman
kerja..
Interaksi ini membuat suasana agak
sedikit aneh...
^^
Mari kembali profesional..no ekspresi..
Selesai!
6.
Perasaanku
yang menguat terhadap seseorang...
Baiklah...ada kesalahanku di sini...mari
kita kembali menjadi sahabat..
Aku masih disini...semua akan indah pada
waktunya..
Ya kan???sip!
Baiklah
saudara-saudara aku tau sedikit banyak ada kesalahanku di sini...
Yuk
mari saya ingatkan kembali tentang aturan bergaul lawan jenis non mahram...
“Dan
jangan dekati zina...” (QS: Al-Isra: 32)
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ
“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”
أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ
“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”
AnNur ayat
26
”Wanita-wanita
yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk
wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula)”
Sudah aku
bilang kan, ini juga merupakan kesalahan ku... maka semua interaksi ini harus dibatasi.
Aku memohon ampun kepada Allah dengan sebenar-benarnya taubat. Semoga Allah
mengampuniku dan mengistiqomahkanku.
Baiklah...sampai
disini puncak kejenuhanku. Biarkan aku menyelesaikan pekerjaanku dengan
sebaik-baiknya. Izinkan aku ya..
Aku sangat
lelah...
^_^